Bahan – Bahan Yang Digunakan Untuk Membentuk Atap Tenda Membrane

kanopi kain membrane restoran
Dalam pembentukan tenda membrane, digunakan material khusus untuk membuatnya mampu tegak dan berdiri sehingga dapat berfungsi dengan baik. Material – material tersebut tentunya merupakan material umum seperti atap dan penyangga. Material atap dalam pembentukan tenda membrane memiliki material utama berupa kain membrane yang elastis dan berkualitas tinggi, sedangkan material penyangga dalam tenda membrane menggunakan besi pipa anti karat

Kain membrane yang digunakan sebagai material pada pembentukan atap dari tenda membrane ternyata bukan salah – satu material yang dibutuhkan. Terdapat material – material lain yang akan digunakan untuk dapat menghasilkan tenda membrane yang berkualitas baik dan tahan lama khususnya pada bagian atap. Material – material yang digunakan tersebut adalah:
 
1.  Material EFTE
Material pertama dari atap yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah tenda membrane adalah material EFTE. EFTE (Ethylene Tetrafluoroethylene) merupakan bahan yang dipasang pada bagian atap untuk menambah perlindungan ekstra terhadap penggunaan tenda membrane tersebut. Hal ini disebabkan oleh kemampuan yang dimiliki oleh EFTE dalam kekuatan dengan ukuran yang ringan dan dapat menembus cahaya yang sebelumnya telah disaring oleh kain membrane. Pemasangan terhadap material EFTE pada atap tenda membrane juga akan menambahkan nilai seni pada tenda membrane tersebut apalagi pemasangan dilakukan secara berlapis – lapis.

2.  PTFE Fiberglass
Fiberglass yang penggunaannya sering ditempatkan pada badan kendaraan yaitu mobil, motor, hingga kapal ternyata dapat pula digunakan pada atap tenda membrane. PTFE (Polytetrafluoroethylene) Fiberglass merupakan salah satu jenis fiberglass yang digunakan pada tenda membrane. Fiberglass jenis ini bukanlah jenis biasa dimana keduanya merupakan kombinasi dari kedua bahan yaitu serat kaca berlapis teflon. PTFE Fiberglass dikenal dengan kualitasnya yang bagus dan dapat membuat tenda membrane bertahan hingga 30 tahun lamanya.

3.  EPDM (Karet Sintetis)
Penggunaan karet sebagai atap dari tenda membrane ternyata dapat pula dilakukan untuk menghasilkan kualitas yang baik dalam pembentukan tenda ini. Karet sintetis atau EPDM (ethylene propylene diene monomer) merupakan jenis karet yang digunakan pada atap tenda membrane. Karet ini berupa jaring – jaring polyster yang memiliki tingkat elastisitas yang tinggi dan penggunaannya dapat dilakukan pada jangka panjang.
EPDM dibanderol di pasaran dengan harga yang terjangkau yaitu sekitar 1.500an rupiah per lembarnya. Pemasangannya dilakukan dengan menggunakan lem yang membuat atap jenis ini sering kali mengalami kerusakan. Oleh karena itu, perawatan yang dibutuhkan oleh atap tenda membrane yang menggunakan bahan ini harus teliti dan rutin dilakukan.

4.  Besi Hollo
Besi hollo atau besi pipa yang kerap dijadikan sebagai tiang penyangga berdirinya tenda membrane ini sering juga dijadikan sebagai kerangka atau penguat dari atap membrane. Besi hollow yang dibanderol di pasaran dengan harga yang terjangkau ini sering dijadikan sebagai rangka dari atap membrane. Pemasangan besi hollow sebagai kerangka atap membrane juga sangat cepat dilakukan sehingga dapat mengefesiensikan waktu. Besi hollow memiliki daya tahan yang tinggi terutama pada sinar matahari, api fisik, dan anti karat. Oleh karena itu, kualitas yang dimiliki oleh besi hollow sudah tidak diragukan lagi.
Kumpulan material – material yang sering digunakan pada atap membrane di atas dapat anda temukan di berbagai toko penyedia material bangunan. Pilihlah kumpulan material di atas dengan meninjau kualitas dan harga terbaik. Hal ini tentunya sangat penting dilakukan untuk mendirikan atap dari tenda membrane dengan sempurna.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan jasa Tenda Membrane berkualitas dan profesional maka Anda bisa menggunakan jasa canopykain.co.id. Silakan hubungi kontak kami di nomor 0858-6333-3874 / 0813-1719-5454

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel